Inilah 5 Hal Penting Pada Pendidikan Anak di Usia Dini


Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk menempuh proses belajar mengajar yang dilakukan secara formal maupun non-formal. Semua orang tentu saja berhak mendapatkan pendidikan yang layak agar dapat tumbuh menjadi manusia berwawasan dan berbudi pekerti. Pendidikan dapat dimulai sejak anak usia dini hingga dewasa. Bahkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mewajibkan setiap anak untuk mengenyam pendidikan anak usia dini.


Para orang tua biasanya akan bingung kapan anak mereka bisa memulai pendidikan usia dini. Pasalnya, mereka khawatir jika anak terlalu muda atau terlalu tua untuk memulai pendidikan. Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD biasanya menerima peserta didik mulai dari usia 3 sampai 6 tahun. Oleh karena itu, Anda bisa mulai mendaftarkan anak Anda ke PAUD di rentang usia 3 sampai 6 tahun. Namun, pastikan anak Anda sudah siap untuk menerima pendidikan pra sekolah ini.
Materi yang diberikan pada Pendidikan Anak Usia Dini tentu saja tidak seberat pendidikan sekolah dasar. Anak-anak PAUD hanya belajar mengenai huruf dan bunyi, warna, bentuk dan objek, angka dan berhitung, bersosialisasi dengan teman, dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak pun tidak akan stress dan bosan saat belajar di PAUD. Selain itu, PAUD umumnya menyediakan berbagai wahana permainan sehingga anak juga memiliki waktu bermain yang cukup banyak.

Hal Penting Pada Pendidikan Anak di Usia Dini
Sebelum Anda memutuskan untuk mendaftarkan anak Anda ke sekolah PAUD, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu beberapa poin penting mengenai pendidikan anak usia dini berikut ini.

  1. Mengenalkan anak-anak pada dunia sekolah
Mendaftarkan anak ke sekolah PAUD bisa membantu mengenalkan dunia sekolah. Aktifitas-aktifitas yang dilakukan di sekolah tentu saja akan berbeda saat di rumah.

Di sekolah, anak akan belajar berbagai macam hal yang nantinya bisa membantu untuk mempersiapkan diri melanjutkan sekolah ke tingkat sekolah dasar. Oleh karena itu, sekolah PAUD sangat direkomendasikan agar anak-anak tidak shock pada saat menginjak bangku sekolah dasar.

  1. Membiasakan anak dengan kegiatan-kegiatan yang terstruktur
Jika anak mengenyam sekolah PAUD, maka mereka akan terbiasa dengan kegiatan-kegiatan terstruktur, seperti melepas sepatu saat masuk kelas, mengucapkan salam, berbaris, bernyanyi, menggambar, mewarnai, dan lain sebagainya. Kegiatan-kegiatan terstruktur ini tentu saja akan sangat bermanfaat bagi rutinitas kehidupannya kelak.

  1. Mengajarkan disiplin pada anak
Peraturan yang ada di rumah tentu saja akan berbeda pada saat di sekolah. Jika peraturan di rumah cenderung lebih ‘bebas, maka lain lagi dengan di sekolah. Peraturan di sekolah tentu saja harus dipatuhi oleh semua murid, seperti harus tiba di sekolah tepat pada pukul 8 pagi, tidak menggunakan sepatu di dalam kelas, istirahat di jam yang telah ditentukan, dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak pun akan terbiasa hidup disiplin.

  1. Menumbuhkan kreativitas
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan di sekolah PAUD dominan dengan kegiatan-kegiatan yang bisa merangsang kreatifitas serta imajinasinya, seperti menggambar, mewarnai, membuat prakarya, bercerita, bernyanyi, dan lain sebagainya. Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, anak akan lebih mudah menciptakan kreatifitasnya sendiri tanpa batas.

  1. Menanamkan nilai positif
Selain menumbuhkan kreativitas, sekolah PAUD juga membantu untuk menanamkan nilai-nilai positif untuk anak. Nilai-nilai positif tersebut tentu saja akan sangat bermanfaat untuk pembentukan pribadinya, seperti kejujuran, sikap berbagi, toleransi, dan lain sebagainya.

Itulah beberapa hal penting mengenai pendidikan anak usia dini. Pastikan anak Anda sudah cukup umur untuk memasuki sekolah PAUD agar mereka lebih siap untuk menghadapi pendidikan sekolah dasar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ingin Membeli Barang Murah di Harbolnas, Ikuti Tips Ini